DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

KARTU IDENTITAS ANAK KIA

Ditulis pada 17 Januari 2019 Print Friendly and PDF


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang Adi Tri Hananto saat memberikan keterangan kepada awak media di Media Centre Balai Kota Semarang, Jumat (11/1/2019).


SEMARANG,

- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)  Kota Semarang menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan isu atau kabar yang beredar,  bahwa Kartu Identitas Anak (KIA) diwajibkan bagi setiap anak untuk  digunakan saat pendaftaran masuk sekolah. Sampai hari ini, kebijakan Pemkot Semarang, KIA belum menjadi syarat wajib untuk masuk sekolah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang,  Adi Tri Hananto di Media Centre, Balai Kota Semarang,  Jumat (11/1).
"Hasil itu setelah kami koordinasikan dengan Dinas Pendidikan.  Dan kebijakan ini dilatarbelakangi karena belum semua anak di Kota Semarang ini memiliki KIA atau KTP anak. Sedangkan untuk jumlah anak di Kota Semarang berjumlah sekitar 400.000 anak, dan yang sudah memiliki KIA baru kurang lebih 60.000 anak, "terangnya. 
Ditegaskan Adi,  memang sebagian besar anak di Kota Semarang belum memiliki KIA.  Dan KIA itu juga sesuai dengan ketentuan peraturan Kemendagri no 2 tahun 2016, bahwa KIA akan diberlakukan secara bertahap sampai tahun 2019.
"Bagi masyarakat yang ingin membuat KIA,  syaratnya ada surat permohonan, lalu ada persyaratan lain yang harus disiapkan seperti fotokopi KK, identitas orangtua,  surat nikah dan pas photo anak. Memang ada manfaatnya untuk anak yang sudah memiliki identitas anak,  seperti membuka rekening bank, membeli tiket pesawat, sehingga tidak susah membawa KK saat bepergian dan lebih praktis. Memang saat ini banyak pemohon yang ingin membuat KIA cenderung meningkat tajam,  namun masih bisa dilayani, "pungkasnya.
Persyaratan Kartu Identitas Anak (KIA)
1. akta kelahiran asli + fotocopy
2. KK orang tua + fotocopy
3. KTP asli kedua orangtua + fotocopy
4. Foto 3x4 untuk genap background berwarna biru, ganjil warna merah (umur 5 tahun ke bawah tdk perlu)
    *Pendaftaran oleh orangtua kandung di Disdukcapil Kota Semarang


https://www.suaramerdeka.com/news/baca/159522/disdukcapil-masyarakat-jangan-terpancing-dengan-isu-kia-untuk-masuk-sekolah