DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

PELAYANAN KEPENDUDUKAN DI KELURAHAN SENDANGMULYO SATU HARI LANGSUNG JADI

Ditulis pada 02 Mei 2017 Print Friendly and PDF

 

Foto bersama ibu Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti atau sering dipanggil Mbak Ita di Kelurahan SendangMulyo Kec. Tembalang di Pelayanan Akta Kependudukan 1 hari langsung jadi.



Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Semarang yang ke 470 Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang Drs. Mardiyanto membuat inovasi lagi dengan cara pelayanan Kependudukan langsung jadi atau 1 hari jadi, bertempat di Balai Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang yang sebelumnya juga pernah dilakukan di Kelurahan Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan disana melayani Perekaman KTP Elektronik, KK, Akta Kelahiran dan Akte Kematian langsung hari itu jadi.


Kepala Disdukcapil Kota Semarang Mardiyanto mengatakan, hari ini pelayanan dokumen kependudukan hanya dilayani di Kelurahan Sendangmulyo. Dan dilakukan selama enam hari mulai sejak hari Selasa (25/04/2017) sampai Minggu Tanggal 30 April 2017.


Selanjutnya, pelayanan seperti ini kali ke dua dalam 1 Tahun ini, dan nantinya akan dilakukan berbagai tempat kelurahan di kota semarang diprioritaskan kelurahan yang masih banyak warganya belum punya dokumen kependudukan yang sah. 


Menurutnya, pelayanan akta kematian dimaksudkan warga melaporkan keluarganya yang sudah meninggal.

Ini akan berguna misalnya saat pilkada. Karena warga yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap otomatis akan dihapus jika sudah ada laporan meninggal. “Sehingga tidak akan terjadi pemilih yang sudah meninggal masih terdatat di daftar pemilih,” katanya.


Untuk e-KTP diakui memang tidak bisa satu hari jadi. Karena blanko e-KTP habis dan masih belum dikirim dari Kemendagri. Bulan April ini hanya diberikan 10.000 Blangko KTP Elektronik sedangkan daftar tunggu antrean sebanyak 120.000 antrean, untuk itu warga sementara diberikan Surat Keterangan yang fungsinya dapat digunakan sama seperti e-KTP.


Pelayanan dokumen kependudukan satu hari jadi di Kelurahan SendangMulyo ini disambut antusias warga.