DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

PIAGAM PENGHARGAAN

Ditulis pada 12 Pebruari 2019 Print Friendly and PDF




PIAGAM PENGHARGAAN 

KATEGORI DUKCAPIL BISA untuk wilayah jumlah penduduk besar di berikan Drs. ADI TRI HANANTO KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SEMARANG atas capaian target tertinggi penerbitan Akta kelahiran, Perekaman KTP Elektronik Kualitas Pelayanan, Inovasi dan Kinerja Kepala Dinas diberikan langsung oleh MENTERI DALAM NEGERI TJAHJO KUMOLO dalam acara RAKORNAS di Makassar 7 Februari 2019 

 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Semarang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tahap I tahun 2019 Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri), di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Kamis (7/2/2019).

Rakornas dengan mengangkat tema “Dukcapil Go Digital” ini juga dihadiri seluruh jajaran Kementerian Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bupati/Walikota se-Indonesia.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Semarang, Drs.Adi Tri Hananto di percaya sebagai dinas uji coba dalan rangka penerapan sistem pelayanan administrasi elektronik, Tanda Tangan Digital (Barcode) atau online.

“Dimulai tanda tangan dokumen oleh Kepala dinas, dengan menggunakan elektronik yang berbentuk barcode. Dan itu diikuti dukcapil seluruh indonesia paling lambat September sudah selesai,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dukcapil Kota Semarang berkesempatan menyampaikan testimoni proses tentang bagaimana pembuatan dokumen kependudukan dengan sistem elektronik.

“Alhamdulilah didepan peserta Rakornas kita sampaikan dan berjalan dengan baik, dan sudah menandatangani ” jelasnya.

Nanti, pelayanan berbasis online ini akan memudahkan warga untuk mengurus semua keperluan administrasi. Namun, pihaknya tetap melayani warga yang datang ke kantor Dukcapil.

“Kita sudah tes, sudah bisa membuat dokumen kartu keluarga dan akta kelahiran dan akta kematian dalam bentuk Tanda Tangan Digital (Barcode),” lanjutnya.

Untuk kelancaran proses tersebut, pihaknya tengah mempersiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan perangkat serta peralatan lainnya. Sehingga tidak ada kendala dalam proses pengurusan dokumen.