DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

ROAD SHOW BUS KPK DI HALAMAN BALAIKOTA SEMARANG

Ditulis pada 15 Oktober 2018 Print Friendly and PDF


DALAM RANGKA ROAD SHOW BUS KPK JELAJAH NEGERI BANGUN ANTI KORUPSI DI HALAMAN BALAIKOTA SEMARANG 

BUS DISDUKCAPIL KOTA SEMARANG IKUT MEMERIAHKAN SELAMA HARI KAMIS-JUMAT PELAYANAN KEPENDUDUKAN DAN PENCTATAN SIPIL

Roadshow Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan berkeliling Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis-Minggu (11-14/10/2018). Kegiatan itu merupakan bagian dari program kampanye antikorupsi yang didorong KPKmelalui roadshow bus keliling.

Roadshow bus KPK itu sendiri dibuka oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan kemudian dilanjut dengan talkshow bersama RRI (Radio Republik Indonesia) di halaman utama Balaikota Semarang, Kamis (11/10/2018).

Walikota Semarang Hendrar Prihadi ditemui usai kegiatan talkshow menyampaikan bahwa Roadshow bus KPK ini dimaksudkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat terutama untuk mensosialisasikan tentang korupsi yang menurutnya harus dibrantas bersama. Bersama Bus Pelayanan lainnya seperti Bus Disdukcapil Keliling ikut memeriahkannya.

Sementara Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata menjelaskan bahwa dalam Roadshow Bus KPK ini pihaknya menyasar masyarakat, aparat pemerintah serta melibatkan pelajar dan mahasiswa.

“Dari siswa TK, SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa kita libatkan seperti dalam hal edukasi melalui games, nonton film, pentas seni, hiburan dan penjelasan di dalam bus terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujarnya ditemui usai talkshow KPK bersama RRI di halaman utama Balai Kota Semarang.

Bus KPK itu nantinya akan berkeliling ke sejumlah titik yang ada di Kota Semarang. Antara lain Kantor Pemerintah Kota Semarang, Kampus Universitas Diponegoro dan juga area Car Free Day di Kawasan Simpang Lima.

Setelah acara pembukaan, di hari yang sama diadakan roadshow berbentuk kuliah umum di Kampus Universitas Diponegoro. Kuiliah tersebut diperuntukkan khusus bagi mahasiswa yang ingin menambah ilmu dan pengetahuan tentang KPK beserta seluk beluknya, seperti program dan kegiatan KPK.

Pada hari kedua dan ketiga, road show akan diselenggarakan di Kantor Pemerintah Kota Semarang. Di sini akan ada kegiatan bagi siswa TK berupa mendongeng anti korupsi, playday boardgames anti korupsi (Keranjang Bolong), dan nonton Bareng Film Si Kumbi Anak Jujur dan Sahabat Pemberani. Kemudian untuk siswa SD, akan ada acara playday boardgames antikorupsi (Sahabat Pemberani, Terajana), nonton bareng Film Sahabat Pemberani, dan simulasi penyidik cilik

Untuk siswa SMP, diadakan kegiatan sosialisasi di Bus, Nonton bareng film KPK, playday boardgame (Terajana dan PDKT), dan Pentas seni. Ada juga acara untuk siswa SMA, antara lain Sosialiasi di Bus, Nonton bareng film KPK, dan playday boardgames (Terjana dan PDKT).

Di hari terakhir roadshow (Minggu, 14/10), acara akan diadakan di Car Free Day Kawasan Simpang Lima Semarang. Di dalam roadshow, akan ada beberapa kegiatan antara lain games dan interaktif, playday boardgames, dan pembagian merchadise.

Alexander Marwata dengan adanya acara ini berharap, kepada seluruh masyarakat untuk sadar dan bersama-sama membantu dalam hal pengawasan. “Dengan membantu menyampaikan atau melaporkan hal- hal yang salah serta adanya pemerintah daerah yang responsif tentu upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi ini akan berjalan lebih optimal,” pungkas Alexander.




 

https://www.youtube.com/watch?v=8xbDadfRWBs