DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

Suara Warga

Silakan isi form dibawah ini untuk memberikan pendapat, saran dan kritik yang membangun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarang.

Segala sesuatu yang telah disampaikan akan dibalas oleh pihak kami yaitu Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Jika belum kami jawab maka tidak akan tampil pada halaman ini.

Usahakan mengisi bagian Email dengan alamat yang valid. Dikarenakan jawaban juga akan dikirim ke email Anda.

(Tidak akan ditampilkan)
(Tidak akan ditampilkan)

Data Suara Warga

Djuni (2014-01-03 17:28:12)

Yth Bpk Drs MARDIYANTO

Pak sya mau tanya untuk pembuatan akte warga yang kurang mampu bgaimana pak?? Yang sudh terlambat, mohon kebijaksanannya pak . Untuk kami warga kurng mampu..jika ada pengumuman pembebasan denda untuk pembuatan akte tidak sampai ke kami smoga amal ibadah bapak,, menjadikan pemimpin yang di berkahi. Amin


Jawab :
Untuk warga yang tidak mampu tetap dapat dilayani dengan persyaratan melampirkan :
- KTP dan KK orangtua.
- Asli dan fotokopi surat nikah orangtua.
- Asli surat kelahiran dari dokter/bidan.
- Asli surat kelahiran dari kelurahan.
- Fotokopi Kartu Gakin.
- Surat keterangan tidak mampu dari sekolah.
- Mengisi formulir yang disediakan Dinas.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Olin (2014-01-03 08:12:31)

Berapa biaya untuk menikah di catatan sipil pak? Dan berapa biayanya jika kami mengundang petugas catatan sipil ke gereja tempat kami melangsungkan pernikahan hari Sabtu?

Pak bagaimana seandainya baru menikah setelah punya anak.
Apakah akte kelahiran anak bisa diganti yang normal (ada nama orang tua yang artinya ada pengakuan dan pengesahan pleh negara)?
Apa saja syaratnya dan berapa biayanya?

Mohon jawabannya.
Terimakasih.


Jawab :
- Pencatatan perkawinan dapat dilayani dan dilaksanakan pada hari kerja dengan biaya sesuai Perda Retribusi No.2 tahun 2012.
- Pernikahan setelah punya anak, akta kelahiran anak sebagai anak ibu, jika pada saat perkawinan dapat dilakukan pengakuan dan pengesahan anak, maka anak bisa menjadi menjadi anak suami istri.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Tia (2014-01-03 07:48:55)

selamat siang bpk/ibu

saya mau minta formulir pencatatan kelahiran..apakah bisa dikirim via email?

terima kasih


Jawab :
Semua formulir telah disediakan di Dinas, kalau saudara membutuhkan silahkan datang ke Disdukcapil.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Fahrul (2014-01-01 08:25:28)

sore Bpk Drs. MARDIYANTO...,
saya mohon bantuannya sangat dengan jawaban kilatnya karena ada sebuah alasan yg penting...

bagaimana jika ada orang si x tidak pernah punya kartu keluarga sama sekali dan tdk terdaftar namanya di pencatatan sipil manapun...
dan bagaimana caranya si x bs memiliki..
karena menikah persyaratan utama dr kk...
jk tidak punya bagaimana nasib si x...
mohon bantuannya sangat pak..
sy butuh jwban secepatnya lewat email jg agar saudara sy bs menikah secepatnya...
( saudara sy lg isi si kecil akibat yg se2orang yg harus mempertanggung jwbkannya )..
untuk itu sy minta bantuannya agar pernikahan bs secepatnya...

semoga bapak di berikan kesehatan yg baik dan banyak rizky...
amiiiin...
terima kasih...


Jawab :
Kami menyarankan saudara datang sendiri ke Disdukcapil, dengan membawa dokumen-dokumen yang dimiliki (sertakan juga dokumen milik orangtua).

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Suratman (2013-12-31 06:25:04)

pak mau nanya, eKTP itu apa bedanya sama KTP biasa.. kalo eKTP sudah elektronik yang terpusat datanya, kenapa masih ada sensus dan keributan data pemilih pemilu ya..


Jawab :
- Warga yang sudah memiliki NIK (dimana komponen NIK tersebut terdapat didalam KK dan KTP/E-KTP) datanya sudah ada didatabase Disdukcapil Kab/Kota dan Pusat.
- Sedang untuk sensus data Pemilu merupakan kewenangan KPU.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Novizar (2013-12-30 05:44:05)

mau tanya pak.. istri sy belum punya akte kelahiran, kelahirannya di klaten tp ktp semarang bs buat akte kelahiran dsemarang. katanya di semarang ada pembebasan pembuatan akte kelahiran.
itu persyaratanya apa saja ?
cara proses pengurusanny bagaimana?
paling lambat smpai tgl berapa?
terima kasih pak


Jawab :
Kota Semarang sejak tanggal 1 Desember 2013 s/d 31 Desember 2013 memberikan pelayanan dengan pembebasan denda keterlambatan akta kelahiran. Hanya berlaku untuk seluruh penduduk yang lahir di Kota Semarang.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Agung (2013-12-29 22:07:38)

Pak saya dari pekanbaru, umur saya 19 tahun. Saya belum punya ktp, ketika saya urus apa benar dendanya perbulan 50rb? Terima kasih ya pak.


Jawab :
Biaya denda sebesar Rp.50.000,- bukan perbulan, mungkin SKPD (Surat Keterangan Pindah Datang) saudara sudah lebih dari 30 hari sejak penerbitannya baru didaftarkan. Sesuai aturan yang berlaku di Kota Semarang, kedatangan penduduk yang pelaporannya melebihi 30 hari atau lebih dikenakan denda sebesar Rp. 50.000,-

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Jul Asfani (2013-12-29 15:23:24)

saya baca2 suara warga dbwah,soal pemutihan keterlambatan pembuatan akta kelahiran.
dari pemahaman saya,jika ada warga umur 20th ingin membuat akta kelahiran,memahami jwban anda di bawah bawasanya,pemutihan(pembebasan biaya)hanya di bebaskan dari denda saja?yaitu Rp.100.000 untuk >5th
tp terdapat biaya adm yg sampai ratusan ribu hingga jutaan.dengan alasan yg bermacam2.jd intinya umur 20th membuat akta disaat pemutihan hanya dibebaskan denda yg 100.000 tadi,tapi membayar adm/denda lain hingga jutaan.
benarkah itu aturanya?
dan bagaimana untuk warga yg dibawah kemiskinan?apakah hanya akan mempersulit mereka untuk mengurusnya?padahal ada banyak keperluan penting lain yg membutuhkan bubuhan akta lahir.dan jika teringat biayanya,pa mereka jg akan mampu?dan bisa maju?
tolong jwaban sejelasnya,terimakasih


Jawab :
- Untuk pelayanan pembuatan Akta Kelahiran dari tanggal 1 Desember 2013 s/d 31 Desember 2013 adalah pembebasan biaya denda keterlambatan tidak dipungut biaya apapun. Disarankan bagi warga untuk mengurus sendiri.
- Bagi warga miskin yang mempunyai Kartu Gakin (Keluarga Miskin) dibebaskan dari biaya pembuatan akta kelahiran maupun dokumen kependudukan lainnya.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Fathur Rozak (2013-12-29 10:17:29)

Assalamu alaikum
saya sudah mempunyai e-ktp, tetapi ternyata hiilang, kalau saya mengurus penggatian itu apa gantinya berupa e-ktp atau ktp biasa pak terus mengurusnya berproses dari mana? apa langsung ke Jl kanguru atau darimana dulu, yg jelas surat keterangan kehilangan sudah saya urus, mohon di jawab terima kasih
Wassalamu alaikum

Jawab :
Penggantian E-KTP yang hilang untuk sementara dengan KTP non elektronik (biasa). Prosedurnya minta formulir KTP di Kelurahan sesuai domisili saudara, kemudian dibawa ke Kecamatan sesuai domisili saudara untuk diproses cetak KTP non elektronik.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Arif (2013-12-27 04:30:24)

ass.wr.wb

mau tanya pak.. kelurga sy belum punya akte kelahiran semua katanya di semarang ada pembebasan pembuatan akte kelahiran.
itu persyaratanya apa saja ?
cara proses pengurusanny bagaimana?
paling lambat smpai tgl berapa?
terima kasih pak


Jawab :
Untuk pengurusan akta kelahiran, Kota Semarang telah memberikan pelayanan dengan pembebasan denda keterlambatan yang diberlakukan mulai tanggal 1 Desember 2013 s/d 31 Desember 2013. Hanya untuk warga yang kelahirannya di Kota Semarang.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Listianto (2013-12-27 01:29:57)

ass wr wb

pagi dinas kependudukan saya mau tanya pak, untuk pembuatan eKTP syaratnya apa pak, sementara saya sudah ada ktp asli/ktp yang lama yang masih berlaku.....
apakah perlu surat pengantar RT, RW dan juga kelurahan


Jawab :
Tidak perlu pengantar, saudara bisa langsung melakukan perekaman data E-KTP di Kecamatan sesuai domisili saudara.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Heri Ismanto (2013-12-24 06:33:05)

Pak, Nama saya Heri Ismanto, saya mau menambahkan nama kakek saya di belakang nama saya namanya Camrin satu suku kata, nah saya harus mengurus kemana yah? terimakasih


Jawab :
Perubahan nama atau data pada akta kelahiran harus melalui proses Sidang Pengadilan, setelah mendapatkan Penetapan Sidang Pengadilan baru didaftarkan untuk merubah data dimana akta kelahiran tersebut diterbitkan.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Pratama (2013-12-24 02:53:47)

Saya mau tanya, saya sudah berumur 17 tahun dan saya sudah melakukan rekam data E-KTP di Sekolah yang diadakan oleh Dispenduk Semarang bulan Oktober 2013. Sampai sekarang saya belum mendapat panggilan untuk mengambil E-KTP. Yang saya tanyakan kira-kira E-KTP saya jadinya kapan ?? Semoga jadi secepatnya karena di tahun 2014 sudah wajib mengguakan E-KTP.
TERIMA KASIH


Jawab :
Untuk yang sudah rekam data E-KTP di sekolahan dan sampai sekarang belum jadi, coba ditanyakan di Kelurahan sesuai domisili masing-masing, seandainya memang belum jadi ditunggu saja karena untuk cetak E-KTP masih menjadi wewenang dan tanggung jawab Pemerintah Pusat.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Haqinnas (2013-12-19 22:55:13)

Mohon maaf bapak. Ingin memohon bantuan bapak untuk memberikan penjelasan pada saya. Pak apakah mendaftarkan penambahan nama ke pengadilan bisa dikuasakan? Dan bagaimana detail prosesnya dari permohonan ke pengadilan sampai menggak akte kelahiranya dan berapa total biaya yg dibutukan. Mohon penjelasanya pak. Maaf merepotkan. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih


Jawab :
Mohon maaf kami tidak bisa memberi penjelasan. Kami sarankan saudara untuk menghubungi Pengadilan Negeri sesuai domisili saudara.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Zuqni Dhuha (2013-12-19 09:55:36)

Assalamu'alaikum

Anak ke dua saya bernama "Muhammad Hafizh Naufal Dhuha" namun dalam akta kelahiran tertulis "Muhammad Hafidz Naufal Dhuha". Saya baru sadar apabila terdapat kesalahan huruf yang tertulis HAFIDZ seharusnya HAFIZH. Apa syarat untuk mengkoreksi akta kelahiran?
Terima Kasih


Jawab :
Perubahan nama di akta kelahiran yang salah huruf harus melalui Sidang Pengadilan, kalau sudah ada Penetapan Pengadilan baru akta tersebut dibetulkan di Dinas dimana akta kelahiran tersebut diterbitkan.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Sarwi Gunarto (2013-12-17 04:31:40)

Kakek saya Ber-KTP dan KK Kota Semarang. Dalam KTP dan KK kota Lahir di Surabaya. Seumur Hidup belum punya Akta Kelahiran. Kalau mau membuat Akta Kelahiran apakah bisa di Kota Semarang ? ( Sesuai KTP dan KK ).
Terima Kasih


Jawab :
Tidak bisa. Berdasarkan UU Republik Indonesia No.23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan bahwa Akta Kelahiran dapat diterbitkan sesuai dengan Asas Peristiwa dimana dilahirkan, sehingga kakek saudara pengurusan aktanya harus di Kota Surabaya.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Dedy (2013-12-16 04:36:54)

ass.kum.. anak saya baru lahir 1 minggu yg lalu di Semarang (Banyumanik).. Saya dan istri ber-KTP Pati.. Mohon panduan prosedur untuk mengurus akta lahir anak saya.. Trmkash


Jawab :
Persyaratan :
- Fotokopi KK dan KTP orangtua.
- Asli dan fotokopi Surat Nikah.
- Asli Surat Keterangan Kelahiran dari RumahSakit/Bidan.
- Mengisi formulir di Dinas.
Karena lahir di Semarang, pengurusan akta kelahiran di Semarang.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Pivi Money Asri (2013-12-15 09:03:15)

Yth. Drs. Mardiyanto
Saya Pivi Money Asri. Saya tinggal di Kota Semarang sejak berumur 3 tahun. KK keluarga saya sudah Semarang. Saya lahir di Malang. saat ini saya kehilangan akte kelahiran. akte saya kelahiran malang. saya membutuhkan akte untuk pendaftaran kuliah. Prosedurnya bagaimana Pak? Pengurusan kehilangan akte harus dilakukan di Malang atau bisa di Semarang? Apa saja yang dibutuhkan? berapa lama prosesnya dan biayanya. Terima kasih


Jawab :
Untuk penerbitan akta kelahiran yang hilang saudara harus minta Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian, kemudian mengurus akta kelahiran yang hilang tersebut harus di Malang, karena yang berhak menerbitkan akta kelahiran sesuai dengan yang menerbiktan akta kelahiran saat saudara dulu pertama mengurus akta kelahiran.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Agus Susilo (2013-12-14 14:51:35)

Salam Pak,,,

saya mau tanya pak,,, syarat pembuatan akta kelahiran bwt anak saya,, yg skrang brumur 6bln,,lahir di pati,, sedangkan kk sama ktp kami tangerang,,, trus prosedurnya gmn ya pak,,, ?
apa bisa bikin akta anak saya di tangerang,,,,,?? karena kmaren sempat mnta tlong sama calo,,, ktany ga bisa klo bikin di tngerang,,, bisanya bikin d tmpt lahir anak saya,,, mohon petunjuknya,,,
terima kasih,


Jawab :
Pembuatan akta kelahiran berdasarkan UU Republik Indonesia No.23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan bahwa Akta Kelahiran dapat diterbitkan sesuai dengan Asas Peristiwa dimana bayi dilahirkan, sehingga kalau anak saudara lahir di Pati untuk pembuatan akta kelahirannya harus di Pati.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Bu Mus (2013-12-12 23:37:09)

dengan hormat, sy umur 60 Th , tdk punya akte kelahiran , tdk punya surat keterangan lahir dari Dokter maupun bidan , orang tua sy juga tidak punya surat nikah (mungkin hilang ataupun krn sdh jaman dulu ) yg ingin sy tanyakan syaratnya apa saja kalau mau membuat SURAT KENAL LAHIR , mohon bantuannya supaya sy tidak bolak balik .. seperti cerita banyak orang yg bolak balik sampai 6X karena ketidak ketahuannya . catatan yg sdh ada srt ket RT/RW/Lurah/Camat , KTP , KK ,Surat Nikah dan ijasah sekolah tks .


Jawab :
Persyaratan
• Fotokopi KK dan KTP.
• Fotokopi Surat Nikah orangtua sudah dilegalisir.
• Fotokopi ijasah/fotokopi SKEP.
• Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan.
• Fotokopi Surat Nikah bagi yang sudah menikah.
• Mengisi formulir di Dinas.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang