DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

Suara Warga

Silakan isi form dibawah ini untuk memberikan pendapat, saran dan kritik yang membangun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarang.

Segala sesuatu yang telah disampaikan akan dibalas oleh pihak kami yaitu Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Jika belum kami jawab maka tidak akan tampil pada halaman ini.

Usahakan mengisi bagian Email dengan alamat yang valid. Dikarenakan jawaban juga akan dikirim ke email Anda.

(Tidak akan ditampilkan)
(Tidak akan ditampilkan)

Data Suara Warga

Joe (2014-05-02 04:25:08)

Slamat siang pak,mau tanya ,,apakah boleh anak sudah berusia 17th memiliki kk sendirri selaain ktp????tks


Jawab :
Anak usia 17 tahun bila sudah menikah dapat menjadi Kepala Keluarga.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Eko H (2014-05-01 13:28:41)

Mohon Pak Kepala Dinas, terkait pungutan liar di kelurahan ditertibkan. Saat itu saya bermaksud mengurus surat pindah dari kelurahan Banyumanik ke kelurahan Gedawang. Di Kelurahan Banyumanik saat saya minta surat pindah tak dipungut biaya apapun alias gratis walaupun formulir disuruh nulis sendiri sama staf kelurahan.
Esok harinya saya ke kelurahan Gedawang bermaksud menindaklanjuti surat pindah. Setelah diterima dan diverifikasi oleh staf kelurahan, saya disuruh minta stempel yang tandatangani sekretaris kelurahan. Saya pikir sudah selesai, eeeh..sekretaris kelurahan bilang, saya disuruh ngisi KAS. Karena nggak ada uang receh saya terpaksa keluarkan uang dua puluh ribu rupiah untuk kemudian di taruh di meja, karena memang tidak ada kotak KAS. Hal yang sama juga terjadi kepada tetangga saya yang sebelumnya juga mengurus surat pindah, saat itu mengurus surat pindah di kelurahan Gedawang. Karena tak ada uang receh, ia terpaksa mengeluarkan uang lima puluh ribu rupiah. Satu jam kemudain tetangga saya kembali bermaksud menukar uang yang limapuluhribu tadi dengan receh yang ia punya, staf kelurahan menjawab dengan santai uangnya sudah dibagi-bagikan,( loh, katanya uang KAS kok dibagikan ya) batin tetangga saya.
Bukankan mereka sudah dapat Gaji? dan Pemkot juga sudah menganggarkan untuk keperluan kelurahan.
Teringat pak Wali saat ndalang di kelurahan Kalipancur, " Nek ono pegawai kelurahan opo Kecamatan sing njaluk duit warga urusan surat menyurat,ngomong karo aku".
Ternyata himbauan pak Wali masih belum juga dilaksanakan oleh anak buahnya yang di kelurahan.
Selamat Ulang Tahun Semarang ke 467. semoga Semarang semakin maju.


Jawab :
- Mengenai pungutan yang terjadi di Kelurahan Gedawang terkait dengan pengurusan Surat Keterangan Pindah Datang bukan menjadi tanggung jawab kami, itu merupakan tanggung jawab dari pihak Kecamatan dalam hal ini Kecamatan Banyumanik.
- Permasalahan pungutan liar yang ada di Kelurahan Gedawang akan kami informasikan kepada Camat Banyumanik yang mempunyai wewenang dalam pembinaan perangkat Kelurahan Gedawang.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Murni (2014-04-29 22:18:09)

Pak saya mau tanya,saya 6th merantau dibatam otomatis ktp saya juga batam,trus saya juga nikah dibatam,tapi anak saya lahir dikendal,apa bisa jika membuat akte dikendal


Jawab :
- Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 470/327/SJ tanggal 17 Januari 2014 tentang Perubahan Kebijakan dalam Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Penerbitan Akta Pencatatan Sipil yang semula dilaksanakan ditempat terjadinya Peristiwa Penting diubah menjadi penerbitannya ditempat domisili penduduk.
- Untuk anak saudara dapat didaftarkan pelaporan kelahirannya di Disdukcapil Kota Batam sesuai domisili saudara.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Yahya (2014-04-29 12:21:22)

Saya orang kab. semarang. istri saya orang tangerang. Saya tinggal di kota semarang sudah 4 tahun. ketika akan membuat kk, apa saja yang harus dilampirkan?. ini sudah membuat surat pindah yang dari tangerang berlaku sampai 12 Mei.Masih dalam proses pengiriman.ketika melewati batas 12 mei, apakah harus buat surat pindah lagi?.Terima Kasih


Jawab :
Untuk penduduk dari luarkota yang akan mengurus KK dan KTP di Kota Semarang harus melampirkan :
1. Surat Keterangan Pindah Asli dari daerah asal.
2. SKCK asli dari daerah asal.
3. Fotokopi akta kelahiran.
4. Fotokopi surat nikah.
Surat Keterangan Pindah yang pelaporannya terlambat tetap bisa didaftarkan dengan dikenai denda administrasi Rp. 50.000,-

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Suharno (2014-04-25 01:21:06)

pak,......saya dan istri KK semarang,......sedangkan anak saya kelahiran sukorejo Kendal, karena waktu kelhiran, istri saya sedang berada di rumah orang tuianya di kendal, yang saya tanyakan,.....bisa gag saya membuatkan akte kelahiran anak saya di semarang, seandainya tidak boleh terus saya membuat di kendal, padahal saya KK semarang gimna mengurus surat2nya nanti ,...


Jawab :
- Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 470/327/SJ tanggal 17 Januari 2014 tentang Perubahan Kebijakan dalam Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Penerbitan Akta Pencatatan Sipil yang semula dilaksanakan ditempat terjadinya Peristiwa Penting diubah menjadi penerbitannya ditempat domisili penduduk.
- Untuk anak saudara dapat didaftarkan pelaporan kelahirannya di Disdukcapil Kota Semarang.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Suharno (2014-04-25 01:12:16)

tanggal 21 april 2014 saya membuat KK di kec semarang tengah,......karena keterlambatan saya dikenakan denda 50 rb, sesuai peraturan di web ini tidak ada denda,.....membuat KK 10 rb,....tolong penjelasan.


Jawab :
Biaya penerbitan KK dan KTP sejak tanggal 1 Februari 2014 tidak dipungut biaya (GRATIS), tetapi untuk keterlambatan pelaporan kedatangan dikenakan denda yang diatur dalam Peraturan Walikota (Perwal) yaitu lebih dari 30 hari kerja dikenakan denda Rp. 50.000,-

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Suharno (2014-04-25 00:57:45)

saya kelakiran 1970, tahun 2010 saya membuat akte kelahiran,.....dan bayar 500 rb. kalo baca aturan di web ini ,....lebih dari 5 tahun kena denda 100 rb. ,.......yang benar yang mana,......


Jawab :
- Pelaporan kelahiran terlambat pada tahun 2010 belum menggunakan peraturan yang baru, yaitu masih harus melalui Penetapan Sidang Pengadilan Negeri. Kalau pada saat itu saudara mengurus sendiri biayanya sbb :
• Biaya Sidang : Rp. 250.000,-
• Keterlambatan pelaporan 5 tahun lebih : Rp. 250.000,-
- Namun sejak tanggal 1 Mei 2013 tidak lagi mensyaratkan Penetapan Sidang Pengadilan Negeri, jadi denda keterlambatan sbb :
• Usia 61 hari s/d 5 tahun : Rp. 50.000,-
• Usia 5 tahun lebih : Rp. 100.000,-

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Santoso (2014-05-04 14:12:29)

Begini, saya ada permasalahan dengan e-ktp tapi tidak tahu kemana saya menanyakanna karena dari pihak dukcapil semarang jawabannya juga tidak jelas. Alias mereka tidak tahu.
Jadi begini, saya sudah melakukan perekaman data unt e-ktp tapi itu dilakukan di kecamatan sebelum saya pindah. Setelah pindah saya bermaksud mengambil e-ktp saya tapi dikatakan e-ktp tdk bs diambil dan saya hanya dibekali surat keterangan telah melakukan perekaman data. Yang ingin saya tanyakan adalah dimana saya bisa mengecek data saya? Sudah diubah alamat saya apa belum? Selain itu juga ada perubahan data mengenai status perkawinan saya. Bagaimana cara pelaporan perubahan data itu? Terima kasih, atas jawabannya.
Hormat saya,
Santoso


Jawab :
- Perlu kami jelaskan bahwa bagi warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP dan belum jadi atau sudah jadi tetapi salah/ada perubahan data, harus menunggu hasil cetakan yang akan didistribusikan di Kelurahan. Karena proses pencetakan e-KTP masih menjadi kewenangan Pemerintah Pusat belum didelegasikan ke Pemkab/Pemkot.
- Untuk perubahan biodata saudara dapat melaporkan melalui RT/RW kemudian ke Kelurahan mengisi formulir dengan dilampiri data pendukung sebagai dasar perubahan datanya. Setelah lengkap kemudian didaftarkan di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan sesuai domisili saudara untuk diproses.
- Saudara bisa datang ke Disdukcapil Kota Semarang Jl. Kanguru Raya No.3 untuk mengecek data dengan membawa dokumen antara lain fotokopi surat nikah dan surat keterangan pindah.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Atril (2014-05-02 07:15:00)

Kapan pak ketika harus mengurus e KTP yg baru beda alamat, berubah jadi KTP lama.. katanya dari kelurahan Meteseh di tempat saya, harus tunggu pemberitahuan dahulu ..


Jawab :
Perlu kami jelaskan bahwa bagi warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP dan belum jadi atau sudah jadi tetapi salah/ada perubahan data, harus menunggu hasil cetakan yang akan didistribusikan di Kelurahan. Karena proses pencetakan e-KTP masih menjadi kewenangan Pemerintah Pusat belum didelegasikan ke Pemkab/Pemkot.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Anjar (2014-05-02 07:10:26)

kalau dari pengalaman saya Kenapa pak ya .. yang sudah memiliki e-KTP pindah alamat terus harus memakai KTP konvensional lagi, pengambilan data fisik lagi, sampai kini saya belum melihat adanya perbedaan e-KTP dengan KTP konvensional.

Padahal, tak sedikit dana APBN yang digunakan untuk proyek e-KTP ini. Sama seperti orang yang membeli gadget canggih puluhan juta tapi cuma digunakan untuk sms dan telepon saja, tentu tak berguna, alangkah baik bila diikuti dengan peningkatan kualitas SDM, sehingga bisa memanfaatkan alat atau teknologi itu dengan lebih maksimal.


Jawab :
Untuk penggantian e-KTP yang mengalami perubahan akan diterbitkan KTP non elektronik, karena e-KTP proses pencetakannya masih menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, belum diserahkan ke daerah yaitu Pemerintah Kabupaten/Kota.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Arul (2014-04-24 05:55:44)

Pak,apakah hari sabtu pelayanan pembuatan akta lahir buka? Terima kasih


Jawab :
Pada hari Sabtu Pelayanan pembuatan akta lahir dan dokumen kependudukan lainnya 'LIBUR'.
Waktu Pelayanan Disdukcapil :
Senin s/d Kamis : 08.00 WIB s/d 14.00 WIB
Jumat : 08.00 WIB s/d 11.00 WIB
Sabtu dan Minggu : LIBUR

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Anam (2014-04-29 00:07:04)

selamat pagi pak.
Mau tanya,sya warga grobogan,istri warg pdurungan.saya brencna membuat surdt pindah dr grob.syarat yg dperlukan untk cattn sipil purwdadi apa saja?
Apakah membutuhkan skck jga.
Trima kasih


Jawab :
- Syarat Surat Keterangan Pindah dari Kab. Grobogan bisa saudara tanyakan di Disdukcapil Kab. Grobogan.
- Untuk penduduk dari luarkota yang akan mengurus KK dan KTP di Kota Semarang harus melampirkan :
1. Surat Keterangan Pindah Asli dari daerah asal.
2. SKCK asli dari daerah asal.
3. Fotokopi akta kelahiran.
4. Fotokopi surat nikah.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Dedi Setiawan (2014-04-21 09:53:49)

sore pak
saya mau tanya , cara memperpanjang SKCK yang sudah habis masa berlakunya selama 3 th syaratnya apa aja ya pak?


Jawab :
Kami menyarankan kepada saudara untuk menanyakan di Polsek setempat, karena diluar kewenangan Disdukcapil.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Basuki (2014-04-20 22:23:43)

Pak tata cara mengurus KTP untuk penduduk yang rentan administrasi bagaimana ?


Jawab :
Penduduk rentan atau penduduk asli diwilayah tersebut tetapi tidak memiliki identitas agar datang langsung ke Disdukcapil, karena ada prosedur dan formulir yang harus diisi.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Ardi (2014-04-18 06:09:13)

Selamat Siang, Pak.
Saya mau tanya untuk E-KTP pelajar akan didistribusikan kapan ??
Karena saya sudah lama menunggu kurang lebih 5 bulan. Dan saya belum punya ktp
Terima Kasih


Jawab :
- Bagi pelajar yang sudah melakukan perekaman data dan usia sudah 17 tahun, untuk e-KTP yang jadi akan didistribusikan melalui Kelurahan masing-masing.
- Dan bagi pelajar yang belum berusia 17 tahun tetapi sudah melakukan perekaman data e-KTP akan dicetak pada saat usia 17 tahun.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Suratno (2014-04-16 16:24:16)

permisi pak,
saya penduduk sumut.
jika saya ingin bekerja di kota batam apa harus memiliki KTP batam pak?
sementara sekarang sudah mengunakan eKTP yg bisa di gunakan untuk seluru indonesia?


Jawab :
- Untuk perpindahan penduduk harus melampirkan Surat Keterangan Pindah dari daerah asalnya walaupun sudah memiliki e-KTP.
- Apabila tidak pindah harus membawa Surat Keterangan Boro dari daerah asal.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Sri Sujiarti (2014-04-15 08:16:03)

Apakah dengan diundangkannya Undang_undang Nomor 24 Tahun 2013, menghilangkan sanksi denda agi penduduk yang terlambat melaporkan peristiwa penting dan peristiwa kependudukannya. Misalnya terlambat melaporkan kepindahannya.


Jawab :
- Didalam undang-undang hanya mengatur pelaporannya bukan mengatur denda keterlambatan, sedangkan untuk denda keterlambatan pelaporan diatur didalam Peraturan Walikota.
- Perlu kami informasikan bahwa semua pelaporan peristiwa penting kependudukan tidak dikenakan biaya apabila pelaporannya tidak terlambat.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Evan Hutagalung (2014-04-12 03:29:06)

Selamat siang Bp. Mardiyanto,

Saya mau lapor kalau belum mendapatkan eKTP saya. Petugas sebenarnya telah datang 2 -3 kali kerumah,tetapi karena saya selalu berada diluar kota dan tidka meninggalkan ktp asli, maka ektp sepertinya tidak bisa ditinggal.
kemudian, ketika waktu sudah cukup lowong saya berusaha mengurus ektp ke pihak2 yang sepertinya berkompeten tetapi belum ada hasil karena kelihatannya tidak ada yang tahu di mana ektp itu sekarang berada atau di kumpulkan (sepertinya ada beberapa ektp lain yang memang tidak terdistribusikan dan di kumpulkan).
Saya tinggal di Graha Taman Bunga, Mijen Semarang pak.
Mohon bantuannya pak.
salam, evan


Jawab :
Untuk e-KTP yang sudah jadi dari Disdukcapil Kota Semarang sudah didistribusikan ke Kelurahan. Bagi yang sudah jadi dapat diambil di Kelurahan masing-masing, dan bagi yang belum jadi harap menunggu sampai ada pemberitahuan.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Stefanny (2014-04-15 03:52:35)

Selamat siang Bp. Mardiyanto,

Saya berencana untuk menikah catatan sipil di jakarta. KTP calon suami berdomisili di jakarta.
Tetapi KTP saya masih berdomisili di Semarang. Dalam pengurusan surat pengantar nikah apakah saya perlu mengurus surat pengantar nikah sampai catatan sipil atau hanya sampai kecamatan saja?
Dokumen apa saja Pak yang sekiranya diperlukan untuk menikah catatan sipil di jakarta?
Terima kasih.


Jawab :
Pencatatan perkawinan diluar domisili mempelai wajib mengurus rekomendasi dari Disdukcapil dengan persyaratan sebagai berikut :
1. Pengantar Kelurahan yang diketahui Camat.
2. Fotokopi KK dan KTP.
3. Fotokopi akta kelahiran.
4. Pas foto 4x6 sebanyak 2 lembar.
Apabila pengurusannya diwakilkan/dikuasakan harus ada surat kuasa bermaterai Rp. 6000,- dan fotokopi KTP yang diberi kuasa.

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang

Eko Sudarwanto (2014-04-08 05:07:50)

Selamat Siang Bapak, mohon petunjuk untuk merubah/ menambah nama anak dalam akta kelahiran yang sudah jadi. Karena tidak sama dengan nama di KK, yang betul nama di KK. dan apa syarat-syaratnya. matur nuwun.


Jawab :
Untuk perubahan data di akta kelahiran harus melalui proses Sidang Pengadilan, setelah ada Penetapan Pengadilan kemudian akta kelahiran tersebut dibetulkan di Disdukcapil.
Syaratnya :
- Fotokopi KK dan KTP.
- Penetapan Pengadilan.
- Akta kelahiran asli.
- Mengisi formulir di Dinas.
- Biaya penerbitan perubahan akta Rp. 100.000,-

Dijawab oleh : Dispendukcapil Kota Semarang